Bakar!

Saung Angin

10.55 a.m

Haseup.....Rasanya ingin segera kusantap ikan bakar yang masih berada di Panggangan. Aromanya menggeliat hingga kehidung. Ditambah warnanya yang  kecoklat-coklatan mengajak air liurku segera membabat habis ikan bakar, Hmmm.  Aduhai, angin dan asap menjuluri tubuhku. Auw, tapi…

“Mataku pedih , Asap!”

“Itu konsekuensinya jika kau mau bermain denganku” mungkin begitu gerutu asap jika ia bisa  protes.

Tapi asyik juga, gathering II yang jauh hari kita agendakan di  saung angin akhirnya terlaksana.   Lereng Gunung geulis  Jatinangor-sumedang  menyaksikan kami berkumpul menikmati Panorama alam. Baru ada empat orang. Aku, Fatih Zam, Ali dan kunken. setelah selesai mempersiapkan lalaban, sambal serta Tahu, aku langsung ke atas menghampiri  Fatih Zam yang masih Sibuk menata arang agar api tak cepat padam. Sementara Ali yang sedang membolak-balikan ikan agar merata, aku membalutkan ikan mentah dengan bumbu kecap untuk dibakar selanjutnya.

“wah, gosong” ungkap ali

Aku mengambil alih posisi bakar ikan.

“Kang Ali tolong balut ikannya dengan kecap. Sekalian iris Jahe dan potongan cabe” ungkapku sok memerintah.

Tidak ada koas dan mentega, hanya kecap . untungnya sebelum berangkat ikan-ikan itu aku lumuri pakai bumbu racik supaya meresap.

“Niko, Ria dan Fitri baru nyampe di pangkalan Damri” kata Fatih Zam yang masih menggengam hape.

Aku mengangkat panggangan. Ikan yang sudah siap lalu dibaringkan  di atasnya. Abu arang berterbangan dan menjadi aksesoris ikan yang masih basah oleh kecap.

“ilffel enggak ya, mereka liat ini he” kataku

“makanya ini harus beres sebelum sebelum mereka datang, he…” susul fatih zam

Hasil karyaku tidak gosong, he…, sayangnya kipas yang dari tadi kita pakai untuk mematangkan ikan akhirnya ikut terbakar juga. Wah gawat, gak ada kipas lagi. Akhirnya kusobek dus air minum dan kujadikan kipas. Lama!

kebakar nih, he...

11. 45 a.m

Kedatangan Ria, Niko dan Ifit jadi pembantu, eh, membantu. Akhirnya kami santap makanan yang kata Ria “sungguh menerbitkan air liur”.

Makan..!met makan....

Diskusi Bareng Mas Tas

1. 25 p.m

stss...serius...

“saya mengkategorkian penulis menjadi tiga…” kata Mas Tasaro GK

“pertama, Penulis Idealis. Penulis tipe ini menulis karena cinta. Biasanya bersebrangan dengan industri.”

Duh, sakit perut euy.

“kedua, Penulis industri. Contoh nya kang Abik, beliau sudah masuk ranah industry. Dan ketiga, Penulis idealis-industri. Penulis antara keduanya.”

Aktivitas menulis menurut Tasaro GK ada tiga:

“Pertama, Orang menulis hanya buncahan rasa-hanya ingin menulis. Kedua, menjadi penulis hanya sebagai sampingan. Penulis jenis ini hanya mengandalkan proyekan. Dan ketiga, menjadi penulis sebagai sumber hidup. Dan Aktivitas ini menjadi aktivitas saya”.  Jelas Mas Tas.

“Tembok ini …” ia menunjuk tembok rumahnya yang sedang direnovasi menggunakan tempelan bilik kayu.

“adalah hasil tulisan saya…” lanjutnya.

Banyak sekali petuah beliau yang sangat menyadarkan saya .Sebagai calon penulis beliau berpesan buat tulisan terbaik…, tidak hanya menulis tapi  mengubah dunia dengan tulisan”.

Panorama, Jatinangor-sumedang

24 juni 2012

Iklan

Perihal Mufti Aqosiya
mencoba membuat jejak dengan pintalan kata yang sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ketikankunet

Ini tempatku, mana tempatmu?

Ayumie blog

Aku bukanlah penulis, aku hanya merangkai kata-kata yang ber-kerumun di kepalaku.

FOTO BLOG

A fine WordPress.com site

Ruang Tinta

Membaca Bahasa di Ruang Tinta

Yesterday

Menyelami yang lampau

dediwiyanto

semangat berkelanjutan

pengikatsurga

menuliskan peradaban

Koidatul Lisa

" in a day, when you don't come across any problems, you can be sure that you are traveling in a wrong path"

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Muhammadrasyidridho's Blog

Kehidupan adalah universitas terdahsyat

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Sekedar Menuruti Kata Hati

Software, Aplikasi Komputer, Tips dan Tricks, Tutorial Photoshop

Bundadontworry's Blog

kedamaian hati ada dalam rasa syukur.

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Ridho Dan Bukunya

Membuka Dunia Dengan Membaca

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Look, Think and Write

Blognya Izzawa

%d blogger menyukai ini: