Tawur menawur

Judul                     : Tak sempurna

Penulis                 : Fahd Djibran

Penerbit              : Kurniaesa Publishing

Cetakan               : ke-1, Februari  2013

Hal                          :  245 hal

17284188Laporan komisi nasional perlindungan anak menunjukan fakta mengejutkan. Sepanjang januari hingga september 2012, telah terjadi lebih dari 103 kasus tawuran pelajar. Korban yang ditimbulkan pun tidak sedikit; 48 orang pelajar luka berat, 39 luka ringan , dan 17 meninggal dunia.

Itulah salah satu kutipan dari novel Fhad Djibran yang berduet dengan Bondan&Fade2Black. fenomena tawuran memang  masih lekat bagi sebagian para pelajar. Novel ini cukup memberikan gambaran ngerinya konfilk tawuran pelajar antara SMA Lazuardi dan SMK Citra Bangsa. Dimulai semenjak masuk ke SMA Lazuardi, Rama Aditya Putra beserta teman-temanya memang sudah dijejali kebencian untuk membenci SMK Citra Bangsa. “Menyerang atau diserang” begitulah prinsipnya “para senior” mengajari adik-adik kelas mereka. “Ajaran” tersebut pun masuk ke otak Rama.  Walaupun ada sisi hati Rama menyadari bahwa perbuatan tersebut menimbulkan banyak  kerugian, namun karena malu dianggap banci maka Rama pun mengikuti teman-temannya untuk tawuran.

saat tawuran berlansung yang juga sempat menewaskan Andri Nugraha seorang anak SMA Lazuardi tiba-tiba suara sirine polisi berdengung. Posisi mereka riuh, tunggang langgang saling menyelamatkan diri. Beberapa pelajar dibekuk polisi dan sebagian berhasil lari. Saat Rama hendak melarikan diri dari polisi tiba-tiba sebuah mobil sedan menabrak dirinya hingga terluka. Akhirnya Rama dibawa ke rumah sakit. Rama dirawat beberapa minggu hingga sembuh dia menyadari semuanya termasuk kakinya yang hilang sebelah.

Konflik dalam novel ini (sedikitnya) memang sarat dengan pendidikan. Pun bukan sekedar karya fiksi saja, kita akan diajak bagaimana seharusnya peran kita sebagai stake holder yang punya kontribusi penuh dalam nilai-nilai pendidikan. Banyak sekali yang bisa kita jadikan cerminan bahwa  masih banyak hal yang melatar belakangi semua yang terjadinya tawuran antar pelajar.

Novel ini semakin menambah turut menambah kekhasan dan nilai positif karena beberapa lagu Bondan&Fade2Black yang penuh nilai-nilai semangat  disisipkan di setiap bab.

*gambar diambil dari Sini

Iklan

Perihal Mufti Aqosiya
mencoba membuat jejak dengan pintalan kata yang sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ketikankunet

Ini tempatku, mana tempatmu?

Ayumie blog

Aku bukanlah penulis, aku hanya merangkai kata-kata yang ber-kerumun di kepalaku.

FOTO BLOG

A fine WordPress.com site

Ruang Tinta

Membaca Bahasa di Ruang Tinta

Yesterday

Menyelami yang lampau

dediwiyanto

semangat berkelanjutan

pengikatsurga

menuliskan peradaban

Koidatul Lisa

" in a day, when you don't come across any problems, you can be sure that you are traveling in a wrong path"

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Muhammadrasyidridho's Blog

Kehidupan adalah universitas terdahsyat

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Sekedar Menuruti Kata Hati

Software, Aplikasi Komputer, Tips dan Tricks, Tutorial Photoshop

Bundadontworry's Blog

kedamaian hati ada dalam rasa syukur.

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Ridho Dan Bukunya

Membuka Dunia Dengan Membaca

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Look, Think and Write

Blognya Izzawa

%d blogger menyukai ini: