[DIRESENSI WASATHON.COM] Belajar Hidup Dari Pembuat Keajaiban

Judul               : Para Pembuat Keajaiban

Penulis             : Atih Ardiansyah

Penerbit           :Buku Biru

Cetakan           : ke-1, Desember 2012

Halaman          : 152 hal

 DSC06334

            “Bapak jualan Bakso, demi menyambung hidup keluarga. Bapak jalani dengan suka cita. Toh, mau suka ataupun duka, tetap saja bapak ini tukang bakso. Uang atau rizki tidak akan datang kalau tidak dicari” Ujar tukang bakso Bijak. Kenapa aku mesti kalah sama tukang bakso? Kenapa aku menjadi tersiksa dengan keadaanku sekarang ini? Bukankah hidup untuk dinikmati, bukan untuk diratapi apalagi ditakuti?

Penggalan cerita di atas berjudul  Dari bibirnya Ada Senandung yang  merupakan salah satu diantara beberapa kisah yang dikutip dari buku Para Pembuat Keajaiban.  Keajaiban; Kedatangannya kadang tak terduga namun bisa membuat kita sadar bahwa keajaiban itu ada. Memang seperti itulah keajaiban, Setiap orang menantinya namun tak semua orang mendapatkannya, karena tak banyak pula yang menyadari bahwa keajaiban tidak selalu dari hal yang super –duper besar dan  menakjubkan, justru dari hal sederhana inilah kadang terabaikan.

Dalam buku kumpulan kisah ini, perjalanan hidup Fatih dimulai dari SMP hingga menjadi seorang mahasiswa di universitas Padjadjaran yang selalu dipertemukan dengan orang-orang (kejadian) sederhana namun berpengaruh luarbiasa dalam kehidupannya. Seperti memaknai hidup dari tukang tali Sepatu,  pengutang yang bijak, Penjual Bakso, mengambil pelajaran rumah tangga dari  kisah suami istri yang hendak cerai, merasakan kesungguhan seorang teman yang berdoa untuk anaknya kelak dan paling menarik dari kisah-kisah dalam buku ini adalah tentang seorang anak dan ayahnya yang sempat kaget ketika tiba di pesta  undangan  salah satu koleganya yang menyajikan standing Party. Karena mempunyai sebuah prinsip, kedua orang tersebut rela duduk di lantai dan menjadi pusat perhatian orang.  Serta masih banyak beragam cerita lainnya yang tak kalah menarik.

Buku ini menyentuh kalbu. Dikemas dalam bahasa yang lugas dan sederhana. Setiap kejadian dari beberapa kisah dalam buku ini  akan membuat pembaca sejenak merenung karena tidak terkesan mengajari. Pembaca pun akan dibawa masuk  kedalam cerita yang disajikan dalam buku ini.

Walaupun salah satu kekurangan buku ini tidak adan profil penulis, namun tidak mengurangi  nilai-nilai keajaiban itu sendiri yaitu cinta, motivasi, perilaku atau prinsip hidup yang terkandung di dalamnya. Sangat cocok untuk para perindu keajaiban.

*Gambar diambil dari dokumentasi pribadi

** Bisa dilihat di sini

Iklan

Perihal Mufti Aqosiya
mencoba membuat jejak dengan pintalan kata yang sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ketikankunet

Ini tempatku, mana tempatmu?

Ayumie blog

Aku bukanlah penulis, aku hanya merangkai kata-kata yang ber-kerumun di kepalaku.

FOTO BLOG

A fine WordPress.com site

Ruang Tinta

Membaca Bahasa di Ruang Tinta

Yesterday

Menyelami yang lampau

dediwiyanto

semangat berkelanjutan

pengikatsurga

menuliskan peradaban

Koidatul Lisa

" in a day, when you don't come across any problems, you can be sure that you are traveling in a wrong path"

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Muhammadrasyidridho's Blog

Kehidupan adalah universitas terdahsyat

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Sekedar Menuruti Kata Hati

Software, Aplikasi Komputer, Tips dan Tricks, Tutorial Photoshop

Bundadontworry's Blog

kedamaian hati ada dalam rasa syukur.

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

Ridho Dan Bukunya

Membuka Dunia Dengan Membaca

Membaca Rindu

sebab menulis adalah kata kerja

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Look, Think and Write

Blognya Izzawa

%d blogger menyukai ini: